Maret 19, 2022

Masih Sama

Tempat itu masih sama. Yang beda adalah hubungan kita.

Kalau dulu kita ke sana selalu janji dulu biar bisa sama-sama, kini bahkan aku langsung balik arah seandainya melihat kamu dari kejauhan di tempat itu.

Memang menyenangkan ke sana waktu matahari terbenam. Kadang ada turis baru pulang berselancar, bapak-bapak nelayan yang bosan melaut, kepiting-kepiting berlarian di pasir, dan semilir angin laut yang menerpa wajah.

Sayangnya, di setiap detail hal yang aku rindukan, ada kamu di sela-selanya. Cerita-cerita kamu, aroma parfum kamu, tawa kamu, senyum kamu, lelucon garing kamu, tingkah laku kamu, pokoknya semua tentang kamu yang ingin aku hapus cepat-cepat dari rongga kepala.

Noktah

Aku kira film, ternyata kisahku. Sepanjang nonton film aku cuma berteriak “IYA! IYA! BEGITU, IYA!” setiap Marsha Timothy yang memerankan Mb...